Valentino Rossi selaku CEO VR46 Academy kembali mencuri perhatian publik setelah memilih Sirkuit Mandalika, Lombok, sebagai lokasi private practice bagi para pembalap akademinya. Pilihan ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar MotoGP, mengingat Mandalika dikenal sebagai sirkuit dengan karakter lintasan yang cukup menantang.
Sirkuit Mandalika memiliki kombinasi tikungan cepat, sektor teknis yang menuntut presisi, serta lintasan lurus yang membutuhkan keberanian dan kontrol tinggi. Karakter tersebut dinilai sangat ideal untuk mengasah kemampuan para rider VR46 Academy, terutama dalam meningkatkan konsistensi, feeling motor, dan ketahanan fisik saat balapan.
Dari sisi fasilitas, Mandalika juga terus menunjukkan perkembangan signifikan. Standar keselamatan, kualitas aspal, hingga area paddock membuat sirkuit ini semakin layak dijadikan tempat latihan eksklusif. Tak heran jika Mandalika kini mulai dipandang sebagai salah satu sirkuit penting di kawasan Asia dalam kalender balap internasional.
Menariknya, di balik agenda latihan tersebut, muncul rumor liar yang ikut meramaikan perbincangan. Disebut-sebut, Valentino Rossi memilih Mandalika karena rasa penasaran ingin menguji seberapa “angker” sirkuit ini. Isu tersebut mengaitkan fakta bahwa pembalap sekelas Marc Marquez beberapa kali mengalami crash dan dinilai belum sepenuhnya mampu menaklukkan karakter Sirkuit Mandalika.
Meski demikian, rumor tersebut lebih dianggap sebagai bumbu khas dunia MotoGP. Secara realistis, private practice ini difokuskan untuk kebutuhan teknis dan persiapan matang para rider VR46 Academy, mulai dari pengaturan setelan motor, simulasi balapan, hingga adaptasi terhadap cuaca Lombok yang dikenal cukup ekstrem.
Kehadiran Valentino Rossi bersama VR46 Academy tetap menjadi sinyal positif bagi dunia motorsport Indonesia. Kepercayaan dari legenda hidup MotoGP ini semakin mengukuhkan posisi Mandalika sebagai sirkuit yang diperhitungkan di level global, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi para penggemar balap motor Tanah Air.

0 Comments