Gelar juara dunia MotoGP 2025 yang diraih Marc Marquez bukan sekadar prestasi individu. Keberhasilan tersebut ikut menggeser peta kekuatan di internal Ducati, sekaligus memengaruhi arah strategi tim pabrikan asal Italia itu untuk musim-musim berikutnya.
Status Marquez sebagai juara bertahan membuatnya kini menjadi pusat proyek Ducati. Fokus tim semakin condong kepadanya, sementara masa depan Francesco Bagnaia justru mulai dipertanyakan.
Pada musim lalu, performa Bagnaia dinilai belum cukup konsisten. Ia hanya menutup kompetisi di posisi kelima klasemen akhir dan harus mengakui keunggulan Pedro Acosta, pembalap muda yang tampil impresif sepanjang musim.
Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa MotoGP 2026 bisa menjadi musim penentuan bagi Bagnaia bersama Ducati. Rumor makin menguat setelah CEO Aprilia, Massimo Rivola, ikut menyebut nama Acosta sebagai kandidat kuat pasangan baru Marquez di masa depan.
“Marc Marquez pasti bertahan di Ducati. Pedro sudah mengatakan ingin Ducati dengan segala cara. Itu seperti jodoh yang sempurna.”
Pernyataan tersebut seakan menegaskan bahwa Ducati sedang menyiapkan regenerasi besar di susunan pembalapnya. Acosta sendiri dikabarkan mulai kecewa dengan proyek KTM dan disebut telah menjalin kesepakatan awal untuk bergabung dengan Ducati pada musim 2027.
Jika skenario itu benar-benar terwujud, maka posisi Bagnaia otomatis berada dalam tekanan serius. Persaingan internal bakal semakin ketat, terutama dengan Ducati yang ingin menjaga dominasinya di era baru MotoGP.
“Tujuan kami adalah mempertahankan pembalap yang membawa gelar juara dunia bersama Ducati, lalu menyelesaikan kontrak Marc sebelum musim berjalan.”
Pernyataan dari Gigi Dall’Igna itu memperjelas bahwa prioritas utama Ducati saat ini adalah mengamankan Marquez lebih dulu. Setelah itu, barulah manajemen menyusun komposisi ideal untuk musim berikutnya.
- Marc Marquez menjadi fokus utama proyek tim.
- Posisi Bagnaia mulai tidak sepenuhnya aman.
- Pedro Acosta muncul sebagai calon regenerasi Ducati.
- MotoGP 2027 berpotensi menjadi era baru tim merah.
Dengan dinamika tersebut, Ducati kini berada di persimpangan strategis. Jika tidak ada perubahan besar, publik MotoGP bisa menyaksikan transformasi line-up Ducati yang signifikan dalam dua musim ke depan.
MotoGP 2027 pun digadang-gadang sebagai awal babak baru bagi tim merah, dengan Marc Marquez sebagai poros utama dan Pedro Acosta sebagai wajah masa depan Ducati.

0 Comments