Motor Aero Mendominasi Tes 2024

 


Tes Musim Dingin kembali digelar di Sirkuit Internasional Sepang (SIC) untuk musim MotoGP 2024 dan motor-motor yang akan berlaga di musim ini menampilkan berbagai macam aerodinamika. Mulai dari "sirip Cadillac" dari Ducati Desmosedicis, sayap "Fast and Furious" bertingkat Ah Beng dari Aprilia, semua tim memiliki sesuatu untuk ditampilkan.

Aprilia mengangkat beberapa alis dengan ekstensi ekor Nachtjäger Matratze pada mesin GP, dalam sebuah video media sosial, dijelaskan bahwa sirip multi antena adalah kumpulan sensor titik tekanan untuk mengumpulkan data tentang aliran udara di belakang pengendara.

Manfaat dari aero ini terlihat jelas selama tiga hari Tes Musim Dingin dengan rekor lap SIC MotoGP yang kini berada di angka 1:56. Ducati menunjukkan keunggulan mereka di awal tes, dengan Jorge Martin dari tim satelit Ducati, Prima Pramac Racing, menunjukkan kemampuannya di awal tes dengan catatan waktu 1:56.854.

Tak mau kalah, juara dunia MotoGP yang sedang menjabat, Francesco "Pecco" Bagnaia dari Ducati Lenovo Team mencatatkan waktu 1:56.682 pada hari terakhir tes, yang membuatnya meraih penghargaan sebagai pembalap tercepat di Tes Musim Dingin Sepang. Tak mau kalah, rekan setim Bagnaia, Enea "The Beast" Bastianini mencatat waktu 1:56.915, dan berada di posisi ketiga pada akhir tes.

Tes Musim Dingin kembali digelar di Sirkuit Internasional Sepang (SIC) untuk MotoGP musim 2024 dan motor-motor yang akan berlaga di musim ini menggunakan berbagai macam perangkat aerodinamika. Mulai dari "sirip Cadillac" dari Ducati Desmosedicis, sayap "Fast and Furious" bertingkat Ah Beng dari Aprilia, semua tim memiliki sesuatu untuk ditampilkan.

Aprilia mengangkat beberapa alis dengan ekstensi ekor Nachtjäger Matratze pada mesin GP, dalam sebuah video media sosial, dijelaskan bahwa sirip multi antena adalah kumpulan sensor titik tekanan untuk mengumpulkan data tentang aliran udara di belakang pengendara.

Manfaat dari aero ini terlihat jelas selama tiga hari Tes Musim Dingin dengan rekor lap SIC MotoGP yang kini berada di angka 1:56. Ducati menunjukkan keunggulan mereka di awal tes, dengan Jorge Martin dari tim satelit Ducati, Prima Pramac Racing, menunjukkan kemampuannya di awal tes dengan catatan waktu 1:56.854.

Tak mau kalah, juara dunia MotoGP yang sedang menjabat, Francesco "Pecco" Bagnaia dari Ducati Lenovo Team mencatatkan waktu 1:56.682 pada hari terakhir tes, yang membuatnya meraih penghargaan sebagai pembalap tercepat di Tes Musim Dingin Sepang. Tak mau kalah, rekan setim Bagnaia, Enea "The Beast" Bastianini mencatat waktu 1:56.915, dan menempati posisi ketiga di akhir tes.

Semua orang tersenyum di kubu Ducati dengan tiga dari Desmosedici 2024 menempati tiga tempat teratas, dan enam dari tujuh pembalap tetap mereka berada di posisi delapan besar. Melengkapi daftar pembalap yang berada di kelompok 1:56 adalah Alex Marquez dari Gresini Racing MotoGP dengan catatan waktu 1:56.938.

Sementara itu, Brad Binder dari Red Bull KTM Factory Racing, Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team dan Pedro Acosta dari Red Bull GasGas Tech 3 berada di posisi 10 besar. Satu-satunya tim pabrikan Jepang yang masuk ke dalam 10 besar adalah Joan Mir dari Repsol Honda Team, dengan catatan waktu 1:57.374.

Sedangkan untuk juara dunia berkali-kali Marc Marquez, yang kini bergabung dengan Gresini Racing MotoGP setelah meninggalkan Repsol Honda setelah 10 tahun, pembalap asal Spanyol ini merasa bahwa Ducati Desmosedici GP23 cukup menyenangkan. Hal ini ditunjukkan dengan catatan waktu 1:57.270, yang memberinya waktu yang kompetitif dibandingkan dengan catatan waktu sebelumnya dengan HRC RC213V setelah kecelakaan tahun 2020.

Perwakilan pabrikan Jepang lainnya di grid, Monster Energy Yamaha MotoGP dengan mantan juara dunia Fabio Quartararo, berhasil menempati posisi ke-11 dengan catatan waktu 1:57.525. Catatan waktu ini sudah cukup untuk memberi Quartararo posisi terdepan di SIC pada tahun 2020, tetapi tiga tahun berlalu dan meskipun ada moratorium pengujian selama tahun-tahun Covid, waktu terus berjalan dan Yamaha harus bekerja keras dengan YZR-M1.

Tim baru, Trackhouse Racing dari Amerika Serikat, mengambil alih RNF Racing milik Datuk Razlan Razali setelah tim ini secara spektakuler meledak di akhir musim MotoGP 2023, keluhan tentang cengkeraman ban belakang dari Michelin terdengar. Maverick Vinales berhasil meraih posisi terbaik di Tes Musim Dingin dengan menempati posisi ke-12 di atas Aprilia RS-GP, sementara Miguel Oliveira meraih posisi ke-18.

Related Posts

Post a Comment

0 Comments