Diprediksi Jumelah Penonton Asing MotoGP di Sirkuit Mandalika 2024 Meningkat

foto: media.licdn.com

 

Mandalika - Mandalika Grand Prix Association (MPGA), promotor acara MotoGP yang akan datang, telah memulai penjualan tiket melalui sistem pra-pemesanan mulai 24 Februari 2024. Hal ini menandai langkah penting karena ajang balap motor yang diakui secara global ini akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika pada bulan September. Antisipasi sudah mulai dibangun, dan diharapkan akan ada peningkatan jumlah penonton, terutama dari kawasan internasional.

Dampak dari MotoGP 2024 tidak hanya terbatas pada bidang olahraga, namun juga meluas ke berbagai sektor dalam industri pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bisnis perhotelan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), transportasi, dan agen perjalanan siap untuk mendapatkan keuntungan secara ekonomi dari acara terkenal ini. Meningkatnya minat masyarakat untuk menghadiri MotoGP setiap kali diselenggarakan merupakan kekuatan pendorong di balik pertumbuhan sektor pariwisata.

Sahlan M Saleh, Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Astindo) NTB, menyatakan optimismenya terhadap potensi peningkatan jumlah penonton dari mancanegara, dengan mengaitkannya pada peningkatan infrastruktur dan pelayanan. Fasilitas yang ditingkatkan, infrastruktur yang komprehensif, dan persiapan yang dilakukan oleh ITDC membuat MotoGP di Indonesia, terutama di NTB, lebih menarik bagi penonton internasional. Namun, jumlah penonton lokal dan domestik yang diharapkan diproyeksikan akan tetap konsisten dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dengan kondisi fasilitas yang lebih baik dan infrastruktur yang lengkap, ditambah dengan kesiapan ITDC, panggung telah disiapkan untuk penonton internasional yang lebih besar di MotoGP Indonesia. Sahlan M Saleh mengakui adanya tantangan dalam memprediksi persentase peningkatan jumlah penonton asing yang tepat, namun evaluasi yang lebih akurat diharapkan dapat dilakukan dalam 2-3 bulan mendatang.

Sementara penjualan tiket untuk MotoGP 2024 telah diluncurkan, penjualan resmi oleh agen perjalanan dan pihak-pihak lain masih menunggu pembukaan resmi, mengingat acara tersebut dijadwalkan akan dimulai pada 27 hingga 29 September. Jeda waktu sebelum penjualan tiket resmi ini memungkinkan adanya periode promosi yang strategis. Fase pra-pemesanan telah dimulai pada bulan Maret, memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk mendapatkan tempat sebelum penjualan tiket dimulai. insidelombok.id

Related Posts

Post a Comment

0 Comments